Lebih dari 30 komunitas sosial dari berbagai kabupaten bersatu menggelar bakti sosial. Komunitas dari Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Kediri serta Nganjuk hadir di Kediri.
Dalam bakti sosial pengobatan gratis yang digelar Lintas Komunitas peduli sosial juga ada terapi alternatif Bekam, terapi urat syaraf serta sengat listrik.
Kegiatan baksos ini dilakukan dalam rangka misi kemanusiaan yang berlangsung di Desa Jambean Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Sabtu ( 14/12/2019 ).
Pengobatan medis yang bekerja sama dengan pengurus IDI ( Ikatan Dokter Indonesia ) Kabupaten Kediri, menghadirkan 2 dokter dan beberapa tenaga medis.
Sekitar .500 pasien dengan berbagai keluhan berobat gratis.
dr. Wahyu Yuliadi, mengatakan, “kegiatan ini murni misi sosial dan tidak minta tarif apapun, karena obat-obatan juga datang dari donatur.”
Sementara itu pasien yang datang kebanyakan sudah berusia lanjut, yang keluhkan seperti sakit kepala, mata, kolesterol, asam urat serta keluhan lainya.
Sedangkan terapi alternatif di ikuti sekitar 150 orang pasien yang di tangani oleh 20 ahli terapi.
Bobi terapys Bekam dari Tulungagung mengatakan, ” pengobatan segala penyakit yang pernah di lakukan Rosululloh SAW terapi bekam.”
Dengan melakukan terapi bekam yang rutin, semua penyakit dapat di sembuhkan.
Untuk setiap kali terapi, komunitas tidak memasang tarif.
“Ini kegiatan sosial membantu masyarakat yang butuh penyembuhan,” ungkap Bobi
Sementara Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim Arif Witanto yang menggelar baksos menjelaskan, kegiatan baksos yang digelar komunitas peduli sosial mendapat sambutan positif masyarakat.
“Kami hadirkan pengobatan medis dan terapi alternatif gratis untuk warga,” ungkapnya.
Panitia yang menggelar donor darah mendapatkan 20 kantong dari 35 pendonor yang mendaftar.
Sedangkan santunan untuk anak yatim diberikan kepada 40 anak yatim piatu dan santunan duafa untuk 7 warga miskin. (Eko)