Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita

Belum Ada Titik Temu Harmonisasi Anggaran, DPRD Trenggalek Panggil TAPD

131
×

Belum Ada Titik Temu Harmonisasi Anggaran, DPRD Trenggalek Panggil TAPD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Foto : DPRD Trenggalek Panggil TAPD/ Siswanto

Trenggalek – cntvnews.id, Akibat belum adanya titik temu dalam harmonisasi anggaran pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek terpaksa memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Example 300x600

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan untuk memastikan efisiensi anggaran, menyusul adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Efisiensi anggaran sesuai petunjuk Presiden RI di Trenggalek mencapai Rp 54 miliar. Ini berdampak pada jumlah nilai yang bersumber dari anggaran transfer pusat,” ujar Doding pada Minggu (23/3/2025).

Meski telah dilakukan pembahasan secara tertutup, politisi senior dari PDI Perjuangan ini mengungkapkan bahwa belum ada titik temu mengenai pos-pos anggaran yang akan dipangkas.

“Efisiensi anggaran masih sebatas gambaran, belum ada keputusan final,” tambahnya.

Doding juga mengakui bahwa hingga saat ini, Pemkab Trenggalek baru mampu mengumpulkan Rp 36 miliar dari total Rp 54 miliar yang harus diefisiensi. Oleh karena itu, masih diperlukan waktu untuk menyesuaikan kembali anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Target kita harus mencapai angka Rp 54 miliar. Kita terus bergerak untuk merealisasikan efisiensi anggaran ini,” tegasnya.

Namun, upaya penyisiran anggaran ini menghadapi berbagai kendala. Salah satunya, OPD telah menetapkan skala prioritasnya masing-masing, yang berimplikasi pada kesulitan dalam memangkas anggaran.

“OPD takut kalau targetnya tidak terpenuhi,” kata Doding.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar OPD melakukan pendalaman lebih lanjut hingga TAPD bisa memenuhi target efisiensi yang ditetapkan.

Pembahasan ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga ditemukan solusi yang dapat menyeimbangkan efisiensi anggaran dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Reporter : Siswanto

Example 300250
Example 120x600