CNTVINDONESIA.NET/TULUNGAGUNG -Sebanyak 149 warga Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp 600 ribu.
Bantuan tersebut diberikan oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Bhirowo, MM secara simbolis kepada perwakilan warga Desa/ Kecamatan Kedungwaru di Balai Desa setempat pada Selasa (19/05/2020)

Penyerahan BLT Tersebut Bupati Drs. Maryoto Bhirowo, MM didampingi Kapolres Tulungagung AKBP. Eva Guna Pandia SIK. MM. MH, Dandim 0807 Tulungagung Letkol. Inf. Wildan Bahtiar, SIP, Kepala BPMD Eko Asistono, dan jajaran muspika Kecamatan Kedungwaru.
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Bhirowo, MM mengatakan, bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terhadap warga Kedungwaru terdampak covid-19.
” Bantuan ini kita berikan untuk membantu meringankan warga kategori kurang mampu yang terdampak Covid-19, dengan harapan bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.” Ujarnya.
Dihadapan masyarakat Desa Kedungwaru Bupati Maryoto berharap untuk selalu mematuhi peraturan pemerintah, selalu disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing.
” Menghadapi wabah Corona ini saya berharap masyarakat selalu menerapkan physical dan sosial distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini,” tandasnya.
Sementara Kepala Desa Kedungwaru, Mohamad Toha S.Ag mengatakan bantuan langsung tunai Dana Desa ini di peruntukkan kepada warganya di tiga dusun, yakni Dusun Warujaya, Kedung Indah dan Kedung Taman.
” BLT Dana Desa sebesar Rp 600 ribu ini kami bagikan kepada 149 warga, sepekan sebelum juga kami bagikan BLT dari Kemensos RI kepada sekitar 234 warga di Kecamatan Kedungwaru yang masing masing juga mendapatkan Rp 600 ribu rupiah,” terangnya.
Kepala Desa Toha berharap BLT Dana Desa ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid-19 seperti ini, apalagi ini menjelang hari lebaran.
“Saya berharap bantuan BLT ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat covid-19, apa lagi ini mendekati lebaran yang tentunya banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi,” pungkasnya. (Red/Hasim)